Jumat, 30 Maret 2018

Web Security


Web Security adalah keamanan untuk sebuah web atau tata cara mengamankan aplikasi web yang di kelola, biasa nya yang bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tersebut. Proses ini berupa suatu mekanisme yang bekerja untuk mencegah akses dan modifikasi oleh user yang tidak dikenal, terhadap data-data dari web yang tersimpan secara online.

Berbicara mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan di dalam era digital tidak lepas dari 3 prinsip utama yaitu: Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya ketika bergelut dengan keamanan (security) sebuah website, princip CIA sudah selayaknya dijadikan pedoman yang harus dipahami apabila ingin website kita lebih aman dan sulit untuk diserang.

1.      Confidentiality

Confidentiality memiliki makna bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang beberapa tahun belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat memiliki lebih dari satu administrator. Contohnya adalah WordPress engine. Idealisme Web 2.0 yang dapat mengajak siapa pun menjadi kontributor artikel-artikel di dalam sebuah website, membuat siapa pun dapat mengakses halaman administrator untuk memberikan kontribusinya baik dalam bentuk artikel maupun manajemen. Hal ini sangat berbahaya mengingat pada halaman administrator kita dapat mengedit file-file yang menjadi theme dari website yang bersangkutan. Dalam kasus WordPress, untuk mengantisipasi tangan-tangan jahil orang yang tak dikenal, developer WordPress sendiri telah mengantisipasi hal ini dengan cara membuat role-role dari setiap user yang dimiliki. Sebagai contoh, Role selain administrator tidak dapat mengubah theme dan/atau plugin website yang bersangkutan. Sehingga tidak mungkin pengubahan theme dilakukan oleh user selain administrator. Lebih lengkap mengenai fitur-fitur yang dapat diakses oleh role-role user dapat dilihat di artikel: Perbedaan Role pada WordPress. Dengan pembagian Role seperti ini data ataupun informasi seperti list user-user hanya akan dapat dilihat oleh sang administrator sedangkan profile user dapat di akses oleh masing-masing user. Dengan demikian tingkat keamanan dapat dikatakan semakin tinggi.

2.      Integrity

Integrity memiliki pengertian data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Sebagai contoh proses transfer dari server ke client atau sebaliknya (dapat berupa upload maupun download), ternyata mengubah file yang sedang di transfer tersebut, hal ini mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang digunakan tidak aman (insecure). Sama halnya jika ada serangan sebuah virus yang dapat mengubah sebuah file, entah itu mengubah nama ataupun isinya. Terkadang user dengan Role yang lebih rendah dari administrator dapat (dengan cara tertentu, termasuk didalamnya karena ketidaksengajaan) melakukan hal ini sekalipun ia tidak dapat mengakses data yang sedang diubah ataupun dihancurkan itu. Tindakan ini terkadang adalah tindakan yang memang tidak di sengaja oleh user tersebut, namun tetap terjadi diakibatkan karena adanya error dalam applikasi web yang sedang digunakan. Untuk membuat website menjadi lebih aman, hal ini tentunya harus dihindari. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan salah satu proses yang wajib ada dalam sebuah proses software engineering yaitu proses testing. Proses testing ini dibagi menjadi dua yaitu: – Black box testing – White box testing Secara sederhana black box testing adalah mengetes aplikasi yang diperuntukkan oleh user yang memang mengakses website tersebut (act like enduser -bertindaklah sebagai seorang user/pemakai). Sedangkan untuk whitebox testing mengkhususkan diri kepada testing fungsi-fungsi yang telah ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu (PHP, Perl, ASP, Javascript, dan lain sebagainya). Testing-testing ini dibagi menjadi tiga test berdasarkan input aplikasi atau fungsinya, yaitu test dengan menggunakan input value: Yang memang dikehendaki Pas diperbatasan Di luar batasan Apabile memang terdeteksi error dari testing ini sebaiknya segera diperbaiki sebelum error ini ditemukan oleh hacker yang kemudian digunakannya untuk mengeksploit website kita.

3.      Availability

Jika confidentiality bermakna hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang tersimpan didalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa website harus dapat diakses jika user ingin meggunakannya. Memang terkesan membingungkan dan tidak berbeda dengan prinsip pertama, namun kedua prinsip ini sangat jauh berbeda dikarenakan dilihat dari dua sudut pandang yang memang berbeda. Availability hanya menekankan kepada dapat diaksesnya sebuah website. Mengenai siapa yang dapat mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip confidentiality. Jika sebuah website dapat diakses tanpa adanya error, itu berarti website tersebut telah memenuhi prinsip availability ini. Hal ini memiliki makna bahwa sebuah website haruslah dapat diakses apabila memang dibutuhkan, dengan kata lain versi yang lebih mudahnya adalah, website harus available 24 jam 7 minggu (24/7). Website yang terkena serangan seperti DoS (Denial of Service) yang berarti menolak untuk memberikan service kembali dikarenakan traffic yang sangat padat sehingga membuat server menjadi down, memberikan bukti bahwa keamanan website tersebut telah jebol. Sebuah website yang aman haruslah dapat mengantisipasi adanya serangan-serangan yang membuat website tidak beroperasi dikarena server yang digunakan telah down. Selain DoS ada juga Buffer Overflow yang membuat applikasi web tidak dapat bekerja, atau bahkan masalah kelebihan pemakaian bandwidth yang cenderung dilupakan karena lupa untuk mengkalkulasi target user dari hadirnya sebuah wesbite. Selain itu masalah kualitas perangkat-perangkat keras yang digunakan termasuk perangkat-perangkat lunak seperti Operating System ataupun driver-driver agar perangkat keras tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, juga harus mendapatkan prioritas yang tinggi. Kegagalan sebuah perangkat lunak ataupun keras dapat membuat website tidak dapat diakses atau dipergunakan sesuai dengan yang diharapkan.


Celah Keamanan Pada Aplikasi Berbasis Web

Yang telah di sebutkan oleh (OWASP) Open Web Application Security Project adalah project open source yang dibangun untuk menemukan penyebab dari tidak amannya sebuah software dan menemukan cara menanganinya ada 9 celah keamanan aplikasi web yang ditemukan dan rekomendasi.

Diantaranya adalah:

1.       Unvalidated input

Semua aplikasi web menampikan data dari HTTP request yang dibuat oleh user dan menggunakan data tersebut untuk melakukan operasinya. Hacker dapat memanipulasi bagian-bagian pada request (query string, cookle information, header) untuk membypass mekanisme keamanan.

2.       Broken Access Control

Banyak aplikasi yang mengkategorikan user-usernya ke dalam role yang berbeda dan level yang berbeda untuk berinteraksi dengan content yang dibedakan dari kategori-kategori tersebut, salah satu contohnya, banyak aplikasi yang terdapat user role dan admin role: hanya admin role yang dijinkan untuk mengakses halaman khusus atau melakukan action melakukan action administration.

3.       Broken Authentication dan session Management

Authentication dan session management menunjuk kepada semua aspek dari pengaturan user authentifikasi management of active session, ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
·       Password strength, Aplikasi kita harus memberikan level minimal dari keamanan sebuah password dan mendaftar
·       Password use, Aplikasi kita harus membatasi user yang mengakses aplikasi melakukan login kembali ke sistem pada tenggang waktu tertentu

·       Password storage, password tidak boleh disimpan di dalam aplikasi. Password harus disimpan dalam format terenkripsi dan disimpan di file lain seperti database atau file password

4.       Cross Site Scripting

Cross Site Script atau kependekannya XSS merupakan salah satu serangan injeksi code (code injection attack). XSS dilakukan oleh penyerang dengan cara memasukan kode HTML (HyperText Markup Language) atau client script code lainnya kesuatu situs. Serangan ini akan seolah-olah datang dari situs tersebut akibat serangan ini antara lain penyerang dapat mem-bypass keamanan disisi klkien, mendapat informsi sensitif, atau menyimpan aplikasi berbahaya.

5.       Buffer over Flow

Kelemahan Buffer overflow adalah salah satu dari banyak kelemahan dari keamanan komputer. Kelemahan jenis ini dapat digunakan pada remote acces atau local acces atau, karena ini dapat memberikan si Attacker kesempatan untuk melancarkan jurus-jurus dengan coding di komputer target. Serangan Buffer overflow terjadi ketika si attacker emberikan input yang berlebihan pada program yang di jalankan.

6.       Injection Flows

Injection flaws, yaitu salah satu teknik hacking yang memanfaatkan celah keamanan pada basis datanya. dan yang sering digunakan adalah SQL injection dengan memasukan perintah-perintah SQL pada website yang lemah dalam membuat struktur basis data, akan memudahkan bagi hacker untuk mendapatkan informasi pribadi, seperti strukur tabel basis data, kolom-kolom yang terdapat pada tabel basis data tersebut, hingga isi record basis data tersebut. sehingga hacker bisa mengetahui username atau id dan password admin pengelola website tersebut.

7.       Insecure storage

Aplikasi web biasanya perlu menyimpan informasi yang sensitif seperti password, informasi kartu kredit, dan yang lain. Dikarenakan item-item tersebut bersifat sensitif item-item tersebut perlu dienkripsi untuk menghindari pengaksesan secara langsung. Akan tetapi beberapa metode enkrips lemah dan masih bisa diserang.

Berikut ini beberapa kesalahan yang sering terjadi:
      ·       Kesalahan untuk mengenkripsi data penting
      ·       Tidak amannya kunci, certificate, dan password
      ·       Kurang amannya tempat penyimpanan data
      ·       Kurangnya perhitungan dari rekomendasi

8.       Deniel of Service

Deniel of Service merupakan serangan yang dibuat oleh hacker yang mengirimkan request dalam jumlah yang sangat besar dan dalam waktu yang bersamaan. Dikarenakan request-request tersebut, server menjadi kelebihan beban dan tidak bisa melayani user lainnya.

Serangan DoS mampu menghabiskan bandwidth yang ada pada server. Selain itu dapat juga menghabiskan memory, koneksi database, dan sumber yang lain. Pada umumnya sangat sulit umtuk melindungi apliksi dari serangan ini. Akan tetapi masih ada cara yang dapat dilakukan seperti membatasi resource.

9.       Insecure Configuration Management

Biasanya kelompok (group) yang mengembangkan aplikasi berbeda dengan kelompok yang mengatur hosting dari aplikasi. Hal ini bisa menjadi berbahaya, dikarenakan keamanan yang diandalkan hanya dari segi aplikasi:  sedangkan dari segi server juga memiliki aspek keamanan yang perlu diperhatian, Adanya kesalahan dari konfigurasi server dapat melewati aspek keamanan dari segi aplikasi.

contoh:
·    File-file backup atau file contoh (sample dile), file-file script, file konfigurasi yang tertinggal/tidak perlu
·       Hak akses atau file yang salah

·   Adanya service yang seperti remote administration dan content management yang masih aktif


Mencegah Dan Mengamankan Website/Situs Dari Hack

Untuk mengamankan sebuah website, perhatian besar perlu kita berikan pada banyak hal, mulai dari komputer tempat kita membangun website, tingkat keamanan web server tempat hosting situs, teknologi yang digunakan untuk membangun dan melindungi sebuah website, hingga kemampuan "tim security" dari penyedia webhosting untuk menjaga file-file situs yang dihostingkan di perusahaannya.

1.       Mengamankan Server

Pada umumnya, hosting websites dilakukan pada ISP (Internet Service Provider) dengan space tertentu, lalu kita melakukan upload website via FTP atau via CPANEL (Control Panel). Webhosting inilah yang rawan dan mudah sekali dibobol oleh Hacker di antaranya mengunakan teknik SQL Injection.

Saran, jika memang anda atau lembaga anda berkenan sebaiknya gunakan Server sendiri dan mengunakan VPS (Virtual Private Server). Dengan Server sendiri atau Virtual Private Server bisa mengunakan berbagai proteksi terhadap kita secara Customized dan optimal.

2.       Gunakan sistem yang sudah terpercaya

Mengunakan system yang Stable yang sudah perfect systemnya (termasuk dalam memilih CMS untuk membangun sebuah website) merupakan suatu keharusan. Jangan mengandalkan paket CMS atau Web Builder dan langsung percaya dengan keamanannya, pelajari sistemnya termasuk bagaimana mengcustomisasi seputar keamanannya. Dengan begitu kemungkinan adanya celah keamanan juga dapat diminimalkan.

3.       Audit Server

Web Administrator/ System Administrator harus melakukan Review, Testing, Simulasi secara berkala terhadap keamanan pada Server yang dikelolanya. Bahkan bisa bekerja sama dengan Hacker (White Hacker yang dapat dipercaya reputasinya) untuk melakukan Audit terhadap implementasi Security.

4.       Teknologi Terbaik

Teknologi dalam dunia webserver terus berkembang, saran saya pilihlah web server yang mengunakan Hardware Security yang powerfull diantaranya yang memiliki fitur Firewall, IDS (Intrusion Detection System) dan IPS (Intrusion Prevention System). Contohnya mengunakan Fortigate, Cisco Series Security, 3Com Tipping Point, dan lainnya. Dapat juga mengunakan software IDS seperti Black ICE Countermeasures ataupun Distro Linux untuk security system seperti Smootwall, Monowall, Customized Distro Linux, dan lainnya.


Penerapan Dalam Codeigniter(Framework) Untuk Mencegah Hacking

1.       htaccess security
File .htaccess adalah file teks ASCII sederhana yang terletak di direktori www atau di sebuah sub direktori, folder www
2.       Meningkatkan Keamanan URL Codeigniter
3.       CAPTCHA


Fungsi Dari Htaccess

1.       Mencegah Akses
2.       Mencegah Akses Ke File Tertentu
3.       Mencegah Akses Ke Banyak File
4.       Mencegah User Melakukan Browsing
Pada Setiap Direktori Server Kita
4.1. Mengijinkan User Melakukan Browsing
4.2. Mencegah User Melakukan Browsing Tanpa Pesan Error 403 IndexIgnore *
4.3. Mengijinkan User Melakukan Browsing
4.4. Mengubah index web
5.       Membatasi Akses Ke LAN (Local Area Network)
6.       Melindungi Dari Serangan DOS (Denial Of Service) Dengan Membatasi Upload File















Rabu, 17 Januari 2018

Prediksi Media Baru (New Media)



Masa depan smartphone: era inovasi tak kasat mata
Pada akhir tahun 2023 penetrasi smartphone di kalangan orang dewasa di negara maju akan melampaui 90 persen, meningkat lima persen pada 2018. Memang, dalam lima tahun ke depan pasar smartphone harus terus tumbuh dalam penetrasi, penggunaan, unit pengiriman, nilai total dan ASP. Selain itu, ia akan mengkonsolidasikan posisinya sebagai akses utama ke layanan dan konten digital. 

Keberhasilan smartphone selama lima tahun ke depan akan didukung oleh serangkaian inovasi yang sebagian besar tidak terlihat oleh penggunanya, namun dampak gabungannya harus terasa nyata, dalam bentuk kemudahan penggunaan, atau fungsi yang lebih baik (misalnya untuk peta dan foto). Inovasi tak kasat mata ini memungkinkan smartphone untuk terus "menyerap" fungsi dari rangkaian objek fisik yang semakin luas, dan untuk menggantikan PC sebagai perangkat yang lebih diminati untuk semakin banyak aplikasi digital.

Video Streaming Langsung Menjadi Standar
Video telah lama muncul di media sosial, namun baru-baru ini telah terjadi dorongan besar untuk live streaming di platform saat ini. Dengan pilihan seperti Meerkat, Periscope, dan sekarang Facebook Live , siapapun bisa mulai streaming online kapan pun mereka mau.

Hidup tumbuh subur di dunia online
Siaran langsung dan acara akan menghasilkan pendapatan langsung sebesar $ 545 miliar pada tahun 2018, meningkat satu persen dari tahun sebelumnya. Sebagian besar pendapatan langsung diperkirakan berasal dari sektor tradisional, dan sisanya dari live streaming, dan eSports. Penyiaran TV dan siaran langsung diharapkan menghasilkan 72 persen dari seluruh pendapatan di tahun 2018, dengan komponen terbesar disiarkan TV, dengan $ 358 miliar dari iklan dan langganan. Hampir semua pendapatan langsung dihasilkan oleh format tradisional, namun genre baru, terutama streaming langsung dan eSports, menikmati lonjakan pendapatan, dengan China cenderung menjadi pasar live streaming terbesar di tahun 2018. 

Berkat kenyamanan semata, rasa takut kehilangan, kebutuhan akan pengalaman bersama, dan eksklusivitas, konten langsung - siaran dan acara - tetap menarik dan menguntungkan pada tahun 2018.

Tingkat Konsumsi Media Kita Tidak Akan Meningkat
Audiens diproyeksikan untuk meningkatkan konsumsi media mereka di tahun-tahun mendatang. Perusahaan riset sudah melihat pertumbuhan yang melambat sekitar 1% dari tahun ke tahun. Seiring kebiasaan konsumsi pemirsa turun, persaingan untuk mendapat perhatian diharapkan meningkat. Organisasi harus tetap bersedia untuk mencoba rekomendasi di bawah ini, serta perkembangan baru lainnya, agar tetap relevan selama perubahan tersebut.

Media digital: resep berlangganan
Pada akhir 2018, 50 persen orang dewasa di negara maju akan memiliki setidaknya dua langganan media online saja, dan pada akhir 2020, rata-rata akan meningkat dua kali lipat menjadi empat. Langganan hanya online telah menjadi lebih layak dan mudah digunakan, berkat perangkat yang memfasilitasi akses ke layanan berlangganan media online, kecepatan broadband yang terus meningkat, dan kemudahan pendaftaran. Perluasan layar smartphone berarti artikel berita sekarang bisa ditampilkan sangat mirip kolom surat kabar. 

Namun, seiring bertambahnya pertumbuhan, pendapatan per penampil, browser, tayangan, atau klik terus menurun. Menghasilkan pendapatan yang cukup dari iklan online sendiri, bagi beberapa penerbit, merasa seperti tugas Sisyphean. Sebagai tanggapan, pembuat konten semakin mulai fokus untuk mengembangkan pendapatan langganan digital digital mereka, dan untuk merumuskan paket berlangganan digital yang lebih beragam dan menarik.

Pembelajaran Mesin Meningkatkan Efisiensi
Pembelajaran mesin adalah proses menemukan pola dan membuat prediksi berdasarkan data yang dikumpulkan oleh perangkat lunak. Ada berbagai program pembelajaran mesin, namun pada akhirnya semuanya terfokus pada peningkatan efisiensi dengan membuat ramalan dan perampingan yang dihitung.

Ini tentu terdengar seperti sesuatu yang keluar dari fiksi ilmiah, namun teknologi baru ini mewakili industri besar dan yang lebih penting adalah sarana untuk meningkatkan produktivitas dengan membuat keputusan berdasarkan data dan analisis nyata.

Menekan akselerator: generasi berikutnya dari chip belajar mesin
Pada akhir 2018 lebih dari 25 persen dari semua chip yang digunakan untuk mempercepat pembelajaran mesin (ML) di pusat data akan berupa FPGAs (field fieldmable gate arrays) dan ASICs (integrated integrated application-specific). Jenis chip baru ini harus secara dramatis meningkatkan penggunaan pembelajaran mesin, memungkinkan aplikasi untuk mengkonsumsi lebih sedikit daya dan pada saat yang sama menjadi lebih responsif, fleksibel, dan mampu. 

GPU (unit pemrosesan grafis) adalah jenis chip ML yang paling umum di masa lalu, dan mereka masih akan menjadi bagian terbesar pasar chip ML pada tahun 2018, dan masih akan terus berkembang. Tapi sekarang mereka punya perusahaan, dan ketika sampai pada pembelajaran mesin, perubahan besar pada mesin (dalam hal ini, keripik) cenderung menyebabkan perubahan besar dalam industri.

Kita akan mencintai pembicara pintar kita
Kita semua membayangkan bagaimana rasanya memiliki butler robot. Pada tahun 2020, kita akan selangkah lebih dekat untuk mencapainya. Diperkirakan pada tahun 2021 kira-kira 2 miliar orang akan menggunakan asisten digital dan 50% dari semua kueri penelusuran akan dilakukan melalui penelusuran suara.

Asisten digital mungkin tidak memiliki kemampuan yang sama dengan butler robot, namun sangat berguna. Beberapa, seperti Siri, sudah berguna di smartphone, namun speaker pintar seperti Amazon Echo dan Google Home membawa asisten digital ke rumah. Pasar untuk speaker pintar seperti ini diperkirakan akan berkembang dalam tiga sampai lima tahun ke depan karena lebih banyak produsen memproduksi perangkat serupa .

Pembicara cerdas sudah populer dengan pemilik saat ini, 65 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka tidak ingin kembali ke kehidupan mereka sebelum menjadi pembicara cerdas . Tujuh puluh persen dari pemilik ini mengatakan bahwa mereka mendengarkan lebih banyak audio daripada yang mereka lakukan sebelum mereka memiliki seorang pembicara, menggunakannya untuk berita, cuaca, dan musik, di antara tugas-tugas lainnya.

Industri speaker pintar sedang mempersiapkan kemampuan yang lebih baik lagi. Iklan Amazon Echo Dot telah menggambarkan nilai memiliki perangkat handsfree, dan merek seperti Campbell telah melompat pada tren bebas tangan dengan menciptakan keterampilan resep yang akan membacakan langkah dan bahan ke koki rumah.

Mesin belajar: hal-hal semakin intens
Pada tahun 2018 perusahaan besar dan menengah akan mengintensifkan penggunaan mesin pembelajaran mereka (ML). Jumlah implementasi dan proyek percontohan yang menggunakan teknologi ini akan berlipat ganda dibandingkan tahun 2017, dan akan berlipat ganda lagi pada tahun 2020. Selanjutnya, dengan teknologi yang memungkinkan seperti API ML dan perangkat keras khusus yang tersedia di awan, kemajuan ini sekarang akan tersedia untuk yang kecil juga. sebagai perusahaan besar. 

Kemajuan dalam lima bidang utama harus membuatnya lebih mudah dan cepat untuk mengembangkan solusi ML. Tiga dari lima kemajuan ini - otomasi, pengurangan data, dan percepatan pelatihan - membuat ML lebih mudah, lebih murah, atau lebih cepat (atau kombinasi dari ketiganya). Dua interpretasi dua model lainnya dan aplikasi pembelajaran komputer memungkinkan di area baru, yang juga harus memperluas pasar.

Augmented reality: di puncak realitas
Lebih dari satu miliar pengguna smartphone akan menciptakan konten augmented reality (AR) setidaknya sekali pada tahun 2018, dengan tiga ratus juta pengguna biasa (membuat konten bulanan) dan puluhan juta membuat dan berbagi konten setiap minggunya. Sementara AR bukanlah hal baru sampai 2018, yang berbeda kualitasnya, terutama berkaitan dengan realisme foto. Ada ketepatan yang lebih besar saat mengidentifikasi permukaan, dan algoritma superior memungkinkan bayangan untuk pemandangan yang diterangi oleh sinar matahari atau cahaya buatan. Hasilnya ilusi lebih realistis. 

Ke depan, AR harus memungkinkan pengguna tampil seolah-olah mereka bernyanyi bersama dengan penyanyi favorit mereka, berinteraksi dengan seekor harimau, menyulap bola dengan pesepakbola bintang, atau berada di tempat yang sama seperti orang lain, hewan atau benda yang mereka inginkan. untuk menggabungkan. Memang, kita akan berjuang untuk mengingat kapan AR hanyalah hal baru.

Kita Akan Menggunakan Kamera Smartphone Lebih Banyak
Kamera smartphone akan memainkan peran besar dalam konsumsi media, namun tidak dalam aplikasi sharing sosial yang kita harapkan. Awal tahun ini, Google mengumumkan produk Lens-nya , yang akan memungkinkan pengguna untuk mencari barang dengan mengambil foto. Fitur ini belum dirilis, namun pasar untuk pengenalan pencarian gambar diprediksi akan melampaui $ 25 miliar pada tahun 2019. Pencarian gambar akan digunakan untuk mengarahkan khalayak ke konten atau produk organisasi, namun mengharapkan media sosial menciptakan peluang unik lainnya. Pinterest sudah mengembangkan aplikasi untuk merekomendasikan konten.

Kamera smartphone juga akan membuka lingkungan untuk berbagi konten melalui penggunaan augmented reality. Perusahaan seperti Facebook, Apple, Microsoft, dan Google telah melakukan investasi besar dalam teknologi, dan pada tahun 2020, AR diperkirakan akan mencapai $ 120 miliar dalam penjualan .

Beberapa orang memprediksi bahwa ARKit dari Apple, sebuah alat yang membantu pengembang membuat aplikasi kenyataan yang disempurnakan untuk iPhone dan iPad, membuka pintu untuk fungsionalitas yang lebih besar. Pengembang telah menggunakan kit tersebut untuk membuat aplikasi pita pengukur, dan IKEA telah menyatakan minatnya untuk membuat sebuah aplikasi yang memungkinkan penonton melihat perabotan di rumah mereka. Game seperti Pokemon Go juga mengisyaratkan kemungkinan organisasi yang tertarik untuk bereksperimen dengan narasi dan geolokasi.

Smartphone berguna, tapi bisa mengganggu
Pada tahun 2018, 45 persen pengguna smartphone dewasa global akan khawatir mereka menggunakan ponsel mereka terlalu banyak untuk aktivitas tertentu, dan 65 persen anak usia 18-24 tahun akan merasakan hal yang sama, bertentangan dengan harapan bahwa pengguna yang lebih muda tidak menyadari kebiasaan telepon mereka Baik muda maupun tua sebenarnya cukup senang dengan menggunakan ponsel mereka banyak-bahkan ratusan kali per hari. Mereka memusatkan perhatian pada pengendalian penggunaan saat mengalihkan perhatian mereka dari kegiatan yang lebih mereka sukai untuk dipusatkan. 

Namun, perilaku smartphone lainnya, seperti gangguan mengemudi dan tidur nyenyak, membahayakan hubungan pengguna dengan orang lain, dan bahkan membahayakan kesehatan mereka atau kesehatan orang lain. Produsen ponsel, pengembang perangkat lunak dan aplikasi, dan operator jaringan akan melakukannya dengan baik untuk membantu konsumen dalam mencapai waktu tidur, mengemudi, berjalan dan keluarga dan teman yang kurang terganggu. Beberapa inisiatif ini akan meningkatkan kualitas hidup. Beberapa kemungkinan akan menyelamatkan nyawa.

Kita akan terbagi antara televisi dan internet
Pada tahun 2019, pemirsa akan menghabiskan waktu menonton televisi yang hampir sama karena mereka akan menjelajah internet. Rata-rata orang akan menghabiskan sedikit lebih dari 2,6 jam sehari browsing internet dan 2,7 jam sehari menonton televisi. Dari jumlah itu 2,6 jam online, 45 menit diprediksi akan menghabiskan waktu menonton video online dari smartphone.

Produser televisi sudah bersiap. Dalam beberapa bulan terakhir, NBC News berkomitmen untuk mengikuti seri Snapchat dan CEO AT & T menyarankan agar pertunjukkan seperti Game of Thrones dapat dipersingkat untuk perangkat mobile.



Pengatasan masalah

  • Bila digunakan dengan benar, teknologi yang dapat dipakai memberikan tingkat keterlibatan tambahan dan pengalaman yang lebih memperkaya secara keseluruhan.
  • Organisasi dan perusahaan dapat mempersiapkan penggunaan speaker cerdas secara luas dengan mempertimbangkan kasus penggunaan unik audio di rumah, misalnya, program BuzzFeed's Reporting to You membayangkan pendengar menangkap berita terbaru saat mereka bersiap-siap di pagi hari. Cerita berlangsung antara dua dan empat menit, waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan kopi atau makan oatmeal Anda. Jika Anda mencari lebih banyak inspirasi, CNET telah menciptakan daftar 35 keahlian Alexa yang paling berguna yang menarik minat dari perjalanan ke keuangan.
  • Realitas virtual dapat digunakan untuk mengangkut pelanggan ke acara live, terlepas dari lokasinya.
  • Organisasi akan memiliki kesempatan untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam. Ini bisa melalui overlay informasi ke dunia nyata atau melalui menenun elemen cerita ke lingkungan pendengar. Pertimbangkan aplikasi Outthink Hidden T-Brand Studio New York Times , yang mendidik pengguna tentang wanita yang bekerja di NASA selama tahun 1950an melalui perburuan pemulung virtual yang didasarkan pada lokasi fisik seseorang.
  • Media sosial sangat ampuh sebagai alat untuk menghubungkan orang. Alat yang muncul ini dapat memanfaatkan keterhubungan yang sama dan menggunakannya untuk tempat kerja yang lebih produktif.
  • Sejauh ini, penerbit dan produsen fokus untuk menciptakan acara yang lebih pendek yang dapat dikonsumsi antara aktivitas smartphone lainnya, namun organisasi harus mempertimbangkan faktor lain yang dapat membuat menonton dan berbagi video online lebih menghibur, misalnya Twitter, Facebook Live, dan Twitch telah membuat video streaming langsung yang melibatkan dengan memungkinkan pemirsa berkomentar dan bereaksi secara real time.
  • Pelajari lebih lanjut tentang pembelajaran mesin dan terminologi di balik pembelajaran mesin dan cari cara untuk menggabungkannya ke dalam pemasaran media sosial Anda.




Kesimpulan/Saran

Masa depan media baru selalu berubah, namun prediksi ini dapat membantu kita sebagai konsumen atau produsen memahami kemana media baru akan berjalan dan bagaimana kita dapat mempersiapkan perubahan ini sekarang.



Daftar Pustaka

https://medium.com/digital-trends-index/in-the-year-2020-preparing-for-future-trends-in-media-consumption-a38b6aaa6710
https://www2.deloitte.com/global/en/pages/technology-media-and-telecommunications/articles/tmt-predictions.html#
https://60secondmarketer.com/blog/2016/09/29/10-predictions-future-social-media/

Sabtu, 30 Desember 2017

Budaya Partisipatif (Participatory Culture)


Pengertian

    Budaya partisipatif (Participatory culture) merupakan budaya dimana individu pribadi (publik) tidak bertindak sebagai konsumen saja, tetapi juga sebagai kontributor atau produsen ( prosumers ). Misalnya dalam sebuah Forum kita tidak hanya menjadi konsumen untuk mendapatkan informasi namun juga kita bisa menjadi produsen yang memberikan informasi. Dalam hal ini istilahnya kita tidak hanya menggurui tapi juga berguru karena tidak ada orang yang benar-benar ahli hanya ada orang yang sedikit lebih memiliki skill/informasi daripada orang lain untuk memberikan informasinya. Adapun bagian-bagian dari Budaya partisipatif (Participatory culture) :
  • Mobilitas (Mobility) yaitu mudahnya pengaksesan informasi dengan berbagai macam gadget.
  • Interaktivitas (Interactivity) yaitu fitur-fitur yang membuat kita lebih interaktiv dalam menggunakan gadget.
  • Identitas (identity) yaitu berupa nama, foto, hoby, dan lain sebagainya dalam social media.


Penyebab Budaya Partisipatif (Participatory culture)

      Penyebab timbul budaya tersebut di mulai dari rasa ingin tahu atas semua hal yang terjadi menimbulkan 2 sifat manusia yaitu pasif dan aktif, maka menimbulkan perbedaan orang bersifat aktif lebih tinggi rasa ingin tahu dan melakukan tindakan terhadap hal tersebut, sedangkan orang bersifaf pasif memiliki sifat yang rasa ingin tahu tingah tapi tidak seperti orang aktif.

Dampak positif Budaya partisipatif (Participatory culture)

      Dampak positif akan budaya tersebut menimbulkan karakter yang bagus mulai dari sifat dan logika pemikiran lebih baik berguna dalam melakukan hal atau kegiatan yang sedang berlangsung atau membuat suatu rancangan kegiatannya, menghasilkan karya-karya baru dan berguna. Mendapatkan ataupun memberikan informasi yang cukup baik dan cepat.

Dampak negatif Budaya partisipatif (Participatory culture)

   Kurangnya pengetahuan dengan perkembangan zaman yang terjadi dan menerima informasi secara bulat tanpa memahami terlebih dahulu serta mencari sumber-sumber lain yang valid, nyamannya di zona konsumen dalam suatu hal dan tidak pernah menjadi suatu orang yang berperan dalam suatu kegiatan, interaksi buruk yang terjadi satu sama lain, lemahnya interaksi sosial secara nyata.









Daftar Pustaka :

  • https://en.m.wikipedia.org/wiki/Participatory_culture
  • Henry Jenkins on Participatory Culture (Big Thinkers Serier) - youtube


Senin, 06 November 2017

Televisi Analog dan Digital

Sejarah Televisi

Pada zaman seperti sekarang ini siapa yang tidak tahu televisi? Salah satu media hiburan yang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Televisi sendiri adalah sebuah media telekomunikasi yang berfungsi untuk menerima siaran gambar bergerak, baik hitam putih maupun yang berwarna lengkap dengan suaranya. Kendatipun demikian pasti tidak banyak yang tahu sejarah awal dari televisi tersebut. Untuk menambah wawasan teman semua berikut kami ulas sedikit tentang sejarah hingga perkembangan dari televisi.
Sejarah awal dari perkembangan televisi, tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Farraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik. Pada tahun 1840, Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 baris. Tahun 1876, George Carey menciptakan Selenium Camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Tahun 1881, para insinyur memperkenalkan konsep Teleponskop yang merupakan suatu konsep gabungan antara telepon dan pengiriman gambar bergerak. Tahun 1884, Paul Nikow, ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut Teleskop Elektrik dengan resolusi 18 garis. Tahun 1888, Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Tahun 1897, Tabung Sinar Katoda (CTR) pertama diciptakan oleh ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Tahun 1897, Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali. Kemudian pada tahun 1900 istilah Televisi pertama kali dikemukakan oleh Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.
Pada tahun 1923, Vladimir Kosma Zworykin, mendaftarkan paten atas namanya untuk penemuannya, kinescope, televisi tabung pertama di dunia.
Pada tahun 1925, sejarah perkembangan televisi menapaki babak baru ketika John Logie Baird yang berkebangsaan Skotlandia memperlihatkan televisi kepada umum untuk pertama kalinya, sehingga dia lebih dikenal sebagai penemu televisiketimbang Vladimir Kozma Zworykin. Pada tahun 1927, Philo T. Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi. Pada tahu 1939, tepatnya tanggal 11 Mei, untuk pertama kalinya, sebuah pemancar televisi dioperasikan di kota Berlin, Jerman. Dengan demikian, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual. Perkembangan Televisi pun sangat pesat. Teknologi yang digunakan pada televisi saat ini berbeda jauh dengan televisi saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki metode dasar yang sama. Berikut ini adalah perkembangan televisi dari masa ke masa.
Televisi Tahun 1940an
Setelah perang dunia ke-2 berakhir di tahun 1940an, Televisi mengambil alih perhatian lebih banyak dibandingkan dengan radio, karena menampilkan suara yang sudah disertai dengan gambar.
Televisi Tahun 1950an
Di akhir tahun 1950, Sebagian besar orang memiliki Televisi yang kebanyakan masih menggunakan televisi hitam putih meskipun pada saat itu televisi berwarna sudah ada.
Televisi Tahun 1967an
Pada Tahun 1967 semakin populernya televisi sehingga sudah ada banyak siaran TV berwarna.
Televisi Tahun 1970an
Tahun 1970an Televisi semakin berkembang dengan diperkenalkannya teknologi VCR (Video Cassette Recorder). Teknologi ini memungkinkan untuk merekam siaran televisi untuk pertama kalinya.
Televisi Tahun 1980an
Pada tahun 1980an Televisi kabel (TV Cable) semakin populer dan menyebar dengan cepat.
Televisi Tahun 1990an
Sudah banyak pilihan televisi pada tahun 1990an yang sangat beragam. Televisi yang menggunakan teknologi CRT (Cathode-Ray Tubes) untuk menampilkan gambar di layar adalah televisi yang paling banyak ditemukan. Pada tahun 1996 sudah ada 1 juta televisi yang tersebar di seluruh dunia. Kemudian TV Rear Projection CRT memungkinkan televisi dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan menggabungkan proyektor dan layar kedalam satu kotak yang nantinya proektor akan memproyeksikan gambar ke bagian belakang layar.
Televisi plasma pertama kali dipasarkan pada tahun 1997. Dengan bentuknya yang ramping membuat televisi ini menjadi sangat populer saat itu. TV Rear-Projection LCoS juga tersedia di pasaran. TV ini mengirimkan cahaya langsung melalui rangkaian polarizer (sejenis cahaya filter yang digunakan untuk mengatur gelombang cahaya ke jalur tunggal untuk refleksi) sebelum diperbesar dan diproyeksikan ke layar. Meskipun kualitas gambarnya sangat baik, tetapi harga dari TV jenis ini sangat mahal. TC LCD juga ikut berkompetisi pada tahun akhir 1990-an. TV jenis ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan dengan TV plasma dan juga lebih hemat energi. Pada tahun 1998, HDTV mulai diluncurkan. TV jenis ini dapat menghasilkan gambar dan suara yang sangat jernih. Pada tahun 1999, diluncurkan DVR (Digital Video Recorder) diluncurka untuk pertama kalinya. DVR memungkinkan untuk merekam siaran televisi ke dalam hard drive.
Tahun 2000an
TV LED berbasis DLP HDTV pertama di produksi pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari aluminium untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar. TV ini lebih murah dibandingkan dengan TV plasma ataupun TV LCD. Kemudian TV Plasma tersedia dengan kualitas HD (High Definition).
Pada tahun 2007, Apple meluncurkan Apple TV. TV ini dapat dihubungkan dengan iTunes, Program televisi, Film, Video Youtube dan masih banyak lagi.
Kemudian Microsoft inc. memberikan pilihan Windows XP Media Center Edition yang dapat digunakan untuk mengirimkan video, musik dan foto dari komputer ke TV. Bahkan TV juga dapat masuk ke dalam video game, Seperti Xbox 360. Dengan menggunakan Netflix memungkinkan streaming video dan acara TV favorit dari Xbox 360.
yang paling baru saat ini adalah TV dengan teknologi 3D. TV 3D menjadi sangat populer saat ini karena selain dapat menghasilkan gambar yang sangat jernih TV jenis ini juga dapat menampilkan gambar 3 dimensi sehingga seolah olah gambar yang dihasilkan nyata dan berada tepat didepan penontonnya.
Begitulah perkembangan televisi dari masa ke masa, seiring dengan kemajuan teknologi, televisi pun mengikutinya dengan perkembangan pesat untuk menuruti permintaan konsumen yang kian hari semakin tinggi.
https://www.anehtapinyata.net/2016/01/sejarah-televisi-dan-perkembangannya.html?m=1

Perbedaan Televisi Analog dan Digital

Secara Proses Penerimaan ke Pengguna
Pada proses penerimaan ke pengguna, perbedaan TV Analog dan TV Digital yaitu seperti berikut:

Pada TV Analog, untuk mendapatkan siaran televisi digunakan alat penangkap sinyal yang disebut antena. Pada siaran televisi analog, semakin jauh letak antena dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang diterima akan melemah dan mengakibatkan gambar yang diterima oleh pesawat televisi menjadi buruk dan berbayang.
Sedangkan pada TV Digital, proses penerimaan sinyal gambar, suara, dan data yaitu menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi. Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

Cara Produksi
Menurut cara produksinya, TV Analog dan TV Digital berbeda dalam hal berikut:

Perangkat TV Analog menggunakan tabung katoda sebagai display, sementara TV Digital menggunakan panel layar datar seperti LCD, plasma, atau LED. Akibatnya, TV Analog cenderung lebih besar dan tebal dibandingkan dengan TV Digital. TV Analog juga mengonsumsi daya yang lebih banyak dibandingkan dengan TV Digital.
Resolusi perangkat TV Digital bisa diatur di angka 480p (SD = Standar Definition) atau bahkan di 780p atau 1080i / p yang dikenal sebagai HD atau high definition. HD memungkinkan untuk meningkatkan ukuran TV tanpa mengorbankan kualitas gambar pada layar. TV Analog menggunakan resolusi SD. Meskipun telah ada upaya untuk mengimplementasikan HDTV untuk TV Analog, akan tetapi persyaratan dalam hal bandwidth yang terlalu besar sehingga tidak mungkin diterapkan.
Dalam produksinya, TV Analog biasanya terbatas pada ukuran di bawah 30 inci karena membuat ukuran layar lebih besar menimbulkan tantangan yang lebih besar tanpa keuntungan nyata dalam kualitas gambar. Sementara TV Digital telah berkembang hingga dapat memiliki layar dengan ukuran lebih dari 50 inci.
https://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_digital

Kelebihan dan Kekurangan Televisi Digital

Kelebihannya :
1. Kualitas Gambar
Terdapat dua aspek yang berbeda dan memerlukan kompromi dalam hal ini. Yang pertama teknologi TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi yang sangat tinggi, tetapi pada sisi lain memerlukan tersedianya kanal dengan laju sangat tinggi, mencapai belasan Mbps. Dan yang kedua, sistem TV digital juga mampu menghasilkan penerimaan gambar yang jernih, stabil, dan tanpa efek bayangan atau gambar ganda, walaupun pesawat penerima berada dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tinggi.
Kualitas gambar tv digital sangat jelas selama masih berada dalam area pancaran satelit (beam) tersebut. Lain halnya dengan tv analog, jika pesawat tv jauh dari pemancar tv, maka sinyal yang diterima juga lemah.
2. Jumlah Siaran Televisi
Terdapat banyak sekali channel televisi yang sangat beragam. Dari satu satelit saja terdapat 30 hingga ratusan channel televisi digital. Dari masing-masing channel ada yang gratis juga ada yang berbayar. Biasanya pemasangan LNB untuk channel fta bisa dua sampai empat buah LNB, bayangkan berapa channel tv yang dapat ditangkap?
3. Karakteristik Sinyal
Karakteristik Sistem Penyiaran TV Digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat, dan keunggulan TV Digital tersebut. Sinyal TV Digital  memiliki karakteristik yang berbeda di tiap wilayah area penyiarannya (beam). Oleh karena itu, karakteristik sistem penyiaran TV Digital akan sama apabila berada di radius yang sama. Karena karakteristik ini, kualitas gambar dan warna yang dihasilkan jauh lebih bagus daripada televisi analog.
4. Spektrum Frekuensi
Teknologi digital sangat efisien dalam pemanfaatan spektrum frekuensi. Jika ada satu penyelenggara televisi digital meminta spektrum dalam jumlah yang cukup besar, mereka dapat menggunakan spektrum tersebut tidak hanya 1 (satu) kanal saja, melainkan lebih.
Hal ini memungkinkan satu operator dapat mengendalikan dua atau lebih stasiun televisi. Misalkan penyelenggara televisi digital hanya berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital, sedangkan programnya dapat diselenggarakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program televisi digital (operator lain).
5. Lebar Pita Frekuensi
Perbandingan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk tv analog dan tv digital adalah 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita frekuensi selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama, dengan teknik multiplek sehingga dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.

Kekurangannya :
Meski diatas tadi telah dijelaskan berbagai kelebihan dan keunggulan yang dimiliki tv digital, ternyata tv digital juga mempunyai beberapa kekurangannya, diantaranya adalah:
1.    Harus menyiapkan peralatan tambahan berupa parabola set plus receivernya
2.    Gangguan dapat terjadi apabila posisi matahari berada tepat diatas satelit.
Peristiwa ini sering dinamakan dengan “gerhana satelit”. Gerhana satelit menyebabkan terjadi panas yang berlebihan pada LNB akibat pemokusan energi panas dari matahari, akibatnya sinyal yang diterima dari satelit menjadi terganggu. Durasi terjadinya gangguan ini sekitar 15 menit. Dan dalam satu tahun akan mengalami gerhana satelit sebanyak dua kali.
http://channelfreetoair.blogspot.co.id/2016/10/kelebihan-dan-kekurangan-tv-digital.html?m=1

Cara kerja Televisi Analog dan Digital

Televisi digital telah menjadi teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan teknologi televisi sebelumnya. Di beberapa negara maju, pemancaran siaran televisi telah berganti dari siaran analog ke siaran digital. Tentu saja untuk menerima siaran TV digital diperlukan televisi digital pula. Bagaimana cara kerja TV digital ini?

Televisi Analog
Sebelum membahas televisi digital, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu televisi analog, teknologi televisi sebelum televisi digital. Pada artikel tentang bagaimana televisi bekerja, kita sesungguhnya sedang membahas bagaimana cara kerja televisi analog itu.
Pada sebuah sistem televisi analog standar, proses sehingga kita dapat melihat siaran dalam televisi tersebut kurang lebih sebagai berikut:
Sebuah kamera video (camcorder) mengambil gambar. Kita menyebut proses pengambilan gambar ini sebagai shooting.
Kamera pada kamera video meraster gambar-gambar shooting tersebut, yaitu mengubah gambar menjadi barisan titik-titik tunggal yang disebut piksel. Tiap-tiap piksel ini mengandung informasi tentang warna dan intensitas.
Deretan piksel ini digabungkan dengan sinyal sinkronisasi, yang terdiri atas sinyal sinkronisasi horizontal (horizontal sync) dan sinyal sinkronisasi vertikal (vertikal sync), sehingga rangkaian elektronika dalam pesawat televisi kita dapat menampilkan deretan piksel-piksel gambar hasil tangkapan camcorder.
Sinyal yang terakhir ini, yang mengandung informasi warna dan intensitas tiap piksel dalam setiap barisnya, bersama-sama dengan sinyal horizontal sync dan vertical sync, disebut sebagai sinyal video komposit. Tentang suaranya, diproses secara terpisah. Jika Anda memperhatikan VCR Anda dan menemukan sebuah colokan warna kuning, maka jalur itu adalah jalur untuk sinyal video komposit. Sedangkan untuk jalur suara, biasanya digunakan warna putih (pada VCR yang tidak memiliki fitur stereo) atau warna putih dan merah (untuk VCR dengan fitur stereo).
Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan terhadap sinyal komposit dan sinyal audio (suara), antara lain:
Kita dapat memancarkan (menyiarkan) kedua sinyal tersebut dalam bentuk gelombang radio. Saat kita memasang antena ke pesawat televisi kita dan menangkap siaran stasiun lokal secara bebas, berarti kita sedang menerima siaran televisi dari stasiun televisi lokal.
Kita dapat merekam kedua sinyal tersebut degan menggunakan sebuah VCR.
Kita dapat mentransmisikan (menyalurkan) sinyal-sinyal tersebut melalui sebuah sistem yang disebut sistem televisi kabel bersama-sama dengan ratusan sinyal komposit lainnya.
Ketika sebuah sinyal video komposit dipancarkan di udara oleh sebuah stasiun televisi, gelombang video komposit tersebut dipancarkan pada sebuah frekuensi tertentu. Sinyal video komposit dipancarkan sebagai sinyal AM (amplitudo modulasi) sedangkan gelombang suara dipancarkan sebagai sinyal FM (frekuensi modulasi) dalam rentang frekuensi ini.
Jika VCR kita akan menampilkan sinyal pada sebuah TV analog yang normal, maka VCR akan mengambil sinyal video komposit dan sinyal suara dari pita kemudian memodulasi sinyal tersebut menjadi gelombang pembawa berfrekuensi 60 Mhz (saluran 3) atau frekuensi 66 Mhz (saluran 4), seperti halnya yang dilakukan oleh stasiun televisi. Tetapi untuk VCR, sinyal tersebut tidak dipancarkan melainkan dikirim langsung ke TV. Kotak antena pada sistem televisi kabel atau televisi satelit melakukan hal sama.
Umumnya TV analog yang kita miliki kita gantikan dengan TV digital hanya karena persoalan mengikuti perkembangan teknologi. Jadi karena kebetulan ingin membeli TV, sementara kebanyakan TV yang dijual adalah TV digital, maka kita membeli TV digital tersebut. Tetapi apakah memang hanya karena persoalan perkembangan teknologi sehingga kita memilih TV digital ketimbang analog?
Jawabannya tentu Anda yang lebih tahu. Tetapi perlu kita ketahui bahwa TV analog memiliki kekurangan dibandingkan dengan TV digital. Kekurangan itu ada pada masalah resolusi, dan resolusi berkaitan dengan hal-hal berikut.
Resolusi TV mengatur kesegaran dan detail gambar yang tampak di TV.
Resolusi ini ditentukan oleh jumlah piksel pada layar.
Sebuah perangkat TV analog dapat menampilkan 525 garis resolusi horizontal per 30 kali dalam satu detik. Pada kenyataannya sebuah TV analog menampilkan setengah dari garis ini per enam puluh kali dalam satu detik, kemudian menampilkan setengahnya lagi per enam puluh berikutnya, sehingga secara keseluruhan frame diperbaharui setiap tiga puluh kali per detik. Proses ini disebut interlacing.
Seperti itulah yang dilakukan oleh TV analog selama ini. Tetapi sekarang ini kita telah terbiasa melihat monitor komputer dan mengharapkan resolusi yang lebih baik. Monitor komputer dengan resolusi paling rendah menampilkan 640 x 480 piksel. Karena proses interlacing, resolusi efektif sebuah layar TV mungkin hanya sekitar 512 x 400 piksel.
Dengan demikian, monitor komputer paling jelek yang Anda beli akan memiliki resolusi yang lebih baik daripada resolusi perangkat TV terbaik; dan monitor komputer terbaik dapat menampilkan sampai piksel 10 kali lebih besar dibandingkan perangkat TV. Tidak ada perbandingan yang sederhana antara monitor komputer dan televisi dalam hal detail gambar, kesegaran gambar, stabilitas gambar, dan warna. Jika Anda setiap hari melihat monitor komputer sepanjang hari di tempat kerja, kemudian kembali ke rumah dan menonton TV, maka Anda akan melihat TV itu tampak kabur.
Dorongan ke arah TV digital dipicu oleh keinginan untuk mendapatkan kesegaran dan detail gambar yang sama antara layar TV dan monitor komputer. Jika Anda pernah menonton sinyal TV digital yang murni yang ditampilkan pada sebuah pesawat TV digital, maka Anda pasti akan memahami mengapa TV digital lebih hebat. Dengan piksel yang 10 kali lebih besar pada layar, kesemuanya ditampilkan dengan presisi digital, gambar pun muncul sangat detail dan stabil.
Sangat sulit menyampaikan perbedaan antara sebuah sinyal DTV (Digital TV) dan sebuah sinyal analog tanpa sebuah demonstrasi nyata. Namun demikian, berikut ini merupakan sebuah perbandingan statis yang dapat membantu Anda memahami ide TV digital tersebut. Perhatikan odometer pada gambar di samping. Gambar ini adalah sebuah gambar yang indah dan segar. Anggaplah bahwa gambar tersebut ditampilkan pada sebuah TV digital sehingga itulah gambar yang akan terlihat pada layar TV digital.
Gambar berikut ini adalah gambar yang menunjukkan apa yang akan terlihat pada TV analog.
Lihatlah bagaimana gambar TV analog sedikit agak kabur dibandingkan dengan gambar TV digital. Perhatikan gigi-gigi girnya di bagian bawah. Terdapat perbedaan yang mencolok mengenai kualitas gambar yang bahkan akan kelihatan jelas jika gambarnya bergerak. Perbedaan inilah yang menyebabkan TV digital menjadi menarik. Selain pada masalah gambar yang semakin baik, kualitas suara pada TV digital juga lebih baik.

Televisi Digital
Istilah TV digital digunakan telah digunakan dalam konteks yang berbeda-beda saat ini, selain itu juga bergantung pada pada siapa Anda berbicara. Ada pula istilah “HDTV”, singkatan dari High Definition TV yang merupakan TV digital paling modern yang digunakan. Banyaknya istilah digital yang berbeda-beda ini disebabkan karena ada tiga gagasan digitalisasi yang berbeda.

Gagasan pertama mengenai TV digital adalah sinyal digital.
TV analog dimulai dari sebuah medium pemancaran. Stasiun TV mengatur antena dan memancarkan sinyal radio ke komunitas individu. Kita dapat memasang sebuah antena pada pesawat TV dan mengambil saluran 2 sampai 83 secara bebas. Apa yang kita terima pada antena, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, adalah sebuah sinyal video komposit tunggal yang analog dan sebuah sinyal suara yang terpisah.
Sama dengan itu, TV digital juga berangkat dari sebuah medium pemancaran bebas. Tiap-tiap pemancar memiliki satu saluran TV digital, tetapi satu saluran dapat membawa banyak subsaluran jika pemancar menghendaki untuk seperti itu.
Bagaimana sehingga dalam satu saluran itu bisa terdapat banyak subsaluran?
Pada salurannya yang tersendiri, masing-masing pemancar dapat mengirimkan aliran data digital dengan frekuensi 19,39 mega bit per sekon (Mbps). Stasiun pemancar memiliki kemampuan untuk menggunakan aliran data ini dalam beberapa cara yang berbeda-beda, misalnya:
Sebuah pemancar dapat mengirimkan sebuah acara tunggal di 19,39 Mbps.
Sebuah pemancar dapat membagi-bagi saluran tersebut menjadi beberapa saluran yang berbeda (misalnya empat saluran masing-masing 4,85 Mbps). Saluran ini disebut sub-saluran, dan jenis pemancar yang melakukan pemancaran seperti ini disebut pemancar multicasting. Misalnya, jika saluran TV digital adalah saluran 53, maka 53,1; 53,2; dan 53,3; barangkali merupakan sub-saluran pada masing-masing saluran tersebut. Masing-masing sub-saluran ini dapat membawa satu program yang berbeda.
Alasan sehingga pemancar membuat sub-saluran pada saluran utamanya adalah karena TV digital standar memungkinkan beberapa format yang berbeda-beda. Pemancar TV digital dapat memilih di antara ketiga format ini:
480i – memiliki gambar yang berukuran 704 x 480 piksel, mengirimkan 60 frame interlace per sekon (30 frame lengkap tiap sekon).
480p – memiliki resolusi gambar 704 x 480 piksel, mengirimkan 60 frame lengkap tiap sekon.
720p – memiliki resolusi gambar 1280 x 720 piksel, mengirimkan 60 frame lengkap per sekon.
1080i – memiliki resolusi gambar 1920 x 1080 piksel, mengirimkan 60 frame interlace tiap sekon (30 frame lengkap tiap sekon).
1080p - memiliki resolusi gambar 1920 x 1080 piksel, mengirimkan 60 frame lengkap per sekon.
(kode “i” dan “p” pada format-format di atas merupakan singkatan dari “interlace” dan “progresif”. Pada format progresif gambar penuh diperbaharui tiap 60 kali dalam satu sekon. Pada format interlace, setengah gambar diperbaharui tiap 60 kali dalam satu sekon).
Format 480p dan 480i disebut format SD (standard definition), dan 480i secara kasar hampir sama dengan gambar TV analog yang normal. Jika pertunjukan TV analog dikonversi dan dipancarkan pada stasiun TV digital, maka siaran ini akan dipancarkan dalam format 480p atau 480i.
Format 720p, 1080i dan 1080p disebut format HD (high definition). Jika Anda mendengar tentang “HDTV”, maka inilah ketiga formatnya: sebuah sinyal digital dalam format 720p, 1080i atau 1080p.
Terakhir, format HD TV digital memiliki sebuah perbedaan aspek rasio dibandingkan dengan TV analog. sebuah TV analog memili aspek rasio 4 : 3, yang berarti bahwa lebar layar adalah 4 satuan dan tinggi layar adalah 3 satuan. Sebagai contoh, sebuah TV analog 25 inchi memiliki lebar 20 inchi dan 15 inchi tingginya. Format HD pada TV digital memiliki aspek rasio 16 : 9 sebagaimana gambar berikut.

Kompresi digital
Ide mengirimkan banyak program dalam saluran stream 19,39 Mbps merupakan hal yang unik pada TV digital dan dimungkinkan oleh adanya sistem kompresi digital yang digunakan. Untuk mengompres gambar dalam rangka pengiriman, pemancar menggunakan kompresi MPGE-2, dan MPEG-2 memungkinkan Anda untuk mengambil baik ukuran layar maupun bit rate pada saat proses enkoding acara. Sebuah pemancar dapat memilih berbagai jenis bit rate pada ketiga jenis resolusi yang telah diuraikan sebelumnya.
Format video dengan kompresi MPEG-2 bisa kita lihat pada website yang menyediakan streaming video. Video yang diputar pada website tersebut dikompresi dengan format MPEG-2. Misalnya, jika Anda mengunjungi iFilm.com, Anda akan melihat video streaming dengan kecepatan 56 kilobit per sekon (Kbps), 200 Kbps, atau 500 Kbps. MPEG-2 memungkinkan seorang teknisi mencuplik sebarang bit rate dan resolusi saat melakukan enkoding file.
Ada banyak variabel yang menentukan bagaimana gambar terlihat pada bit rate tertentu. Misalnya:
Jika sebuah stasiun ingin memancarkan sebuah pertandingan olahraga (dimana pada peristiwa tersebut ada banyak sekali gerakan) pada format 1080i, keseluruhan 19,39 megabit per sekon dibutuhkan untuk memperoleh gambar kualitas tinggi.
Di sisi lain, sebuah tayangan berita yang hanya menampilkan bagian setengah badan pembaca berita dapat menggunakan bit rate yang lebih rendah. Sebuah stasiun pemancar mungkin memancarkan siaran berita pada resolusi 480p dan bit rate 3 Mbps, sehingga tersisa 16,39 Mbps ruang untuk sub-saluran lainnya.
Kelihatannya menjadi kebiasaan sebuah stasiun pemancar untuk memancarkan siaran acara pada tiga atau empat sub-saluran pada siang hari dan mengubahnya menjadi pertunjukan kualitas tinggi tunggal pada keseluruhan 19,39 Mbps pada malam harinya.
http://amateur-physics.blogspot.co.id/2015/06/cara-kerja-tv-digital_23.html?m=1

Wacana Pemerintah tentang Migrasi Televisi Analog ke Digital

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah memastikan terus mendorong migrasi TV analog ke digital.
"Saya sampaikan pemerintah tidak akan surut digitalisasi," katanya dalam sesi diskusi di Indonesia Broadcasting Expo Jakarta, Jumat (21/10).
Menurut menteri, seiring dengan perkembangan teknologi, TV digital tidak bisa dihindari, meski demikian pihaknya saat ini belum bisa memastikan kapan migrasi TV analog ke digital bisa dilaksanakan.
Menurut dia, salah satu hal penting yang perlu dalam migrasi tersebut adalah adanya Undang-Undang yang menaungi. Oleh karena itu, revisi UU 32/2002 tentang Penyiaran perlu memasukkan hal itu, terutama waktu untuk migrasi.
Pemerintah saat ini, menurut Menteri, tidak tinggal diam untuk mendorong migrasi dari analog ke digital. Kementerian Kominfo sendiri tengah melakukan uji coba siaran televisi digital terestrial di 20 lokasi sejak Juni 2016. Hal itu dilaksanakan seiring dengan nota kesepahaman (MoU) antara LPP TVRI dengan Penyedia Konten digital pada 9 Juni 2016 di Kementerian Kominfo.
Uji coba tersebut dibutuhkan untuk mendapatkan pengalaman dalam pelaksanaan TV digital sekaligus mempersiapkan langkah-langkah yang dibutuhkan dalam menuju penerapan TV digital secara penuh.
Menkominfo mengakui saat ini uji coba tersebut belum dapat menghasilkan ekosistem yang optimal, terutama karena masyarakat sebagai penonton masih sedikit dan belum terbiasa.
Apalagi untuk menonton TV Digital tersebut, pada produk televisi yang lama harus menggunakan "set top box" untuk menangkap sinyal. Meskipun, bagi TV yang baru, "feature" untuk menonton TV digital sudah ada.
Namun demikian, Menkominfo yakin seiring dengan perkembangan teknologi, digitalisasi TV pasti terjadi. Sementara itu, perpindahan TV analog ke digital akan memberikan digital dividen di frekuensi 700 Mhz yang sebelumnya digunakan oleh televisi analog.
Frekuensi 700 Mhz yang dinilai sebagai frekuensi emas tersebut memiliki lebar pita 112 Mhz dan dapat dimanfaatkan berbagai keperluan, termasuk untuk pengelolaan dan penanganan bencana alam.
Sementara itu, digitalisasi televisi telah dicanangkan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring. Menteri Tifatul pernah menerbitkan Peraturan Menteri tentang Penyelenggaran Televisi Digital. Namun Mahkamah Agung membatalkan peraturan tersebut. Saat itu, ditargetkan TV digital dilaksanakan pada 2018.

Saran:
Dalam artikel ini dapat disimpulkan sebaiknya kita beralih ke tv digital, seperti yang kita tahu dalam artikel ini tv digital lebih unggul dalam segala aspek dari pada tv analog.